[RENUNGAN] Kamis, 18 Juni 2009

2Kor 11:1-11; Mzm 111:1-2.3-4.7-8; Mat 6:7-15

Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan.

SALAH PAHAM

Sudah berapa lama kita menyimpan salah paham kita, mengira bagusnya doa ditentukan kemampuan kita merangkai kata? Doa pertama-tama bukan soal mengatakan kemauan kita, melainkan mendengarkan kehendak Tuhan. Karena salah paham ini lalu timbul kebanggaan palsu, seolah yang mampu merangkai kata indah senantiasa paling dekat dengan Tuhan, dan sebaliknya yang tak bisa merangkai kata lalu merasa minder. Dalam doa jadikan Tuhan sebagai sahabat untuk berbincang-bincang. Mari berlatih doa dengan lebih dahulu mendengarkan Tuhan berbicara, lalu ucapkan doa dengan bahasa sederhana. (rm. parno, cm)

Leave a Reply