Bacaan Injil : Lukas 8:4-15
Hari ini Yesus mengumpamakan rahasia Kerajaan Allah dengan benih. Benih itu ditaburkan ke segala arah. Ada yang jatuh di pinggir jalan, di tanah berbatu, di semak berduri, dan di tanah yang subur. Tentu saja benih yang jatuh di tanah yang subur itu dapat tumbuh dengan subur dan menghasilkan banyak buah; sedangkan yang di pinggir jalan tidak sempat tumbuh; dan yang di tanah berbatu serta semak berduri hanya tumbuh sebentar saja.
Salah satu hal yang bisa kita renungkan adalah bahwa Allah menyampaikan rahasia Kerajaan-Nya kepada siapa saja, kepada semua orang, tanpa ada kriteria pemilihan apa-apa. Benih itu ditaburkan ke segala arah. Allah ingin agar semua orang mendengar rahasia Kerajaan-Nya, entah orang itu mau menerimanya atau tidak; atau mungkin hanya menerima sebentar lalu melupakannya. Rahasia Kerajaan Allah itu untuk semua orang.
Kitapun juga dipanggil untuk berpasrtisipasi dalam usaha membangun Kerajaan Allah di dunia ini. Membangun bukan dengan cara kita, melainkan dengan cara Allah sendiri karena ini adalah kehendak Allah sendiri; sedangkan kita berpasrtisipasi dalam Rencana-Nya yang agung itu. Bila Allah sendiri menghendaki agar rahasia-Nya dikenal oleh semua orang, siapapun dia, apakah kita hendak membatasinya? Sebagaimana hujan diturunkan baik untuk orang baik maupun orang jahat, demikian pun Allah ingin agar kita berbuat baik kepada siapapun sebagai wujud partisipasi kita Membangun Kerajaan Allah.
Perumpamaan tentang benih ini mengajak kita bukan hanya merenungkan tanah macam apakah kita ini, melainkan juga untuk terbuka pada kehadiran orang lain yang juga memiliki aneka jenis tanah. Kita berhadapan dengan aneka jenis sifat, karakter, kepribadian orang, dan kepada merekalah kita dipanggil untuk ikut Membangun Kerajaan Allah di dunia ini. (fr. kurniawan, cm)
Filed under: daily bible | Tagged: benih, Iman, Yesus




