• Categories

  • Foto-foto

    Foto Bersama

    candi

    More Photos
  • Archives

  • Recent Comments

    Fr. Bastian-Wawan, C… on Buku Tamu
    Ignatius on Buku Tamu
    Flo on Buku Tamu
    herlina tanaga on SERAHKAN HIDUPMU PADA-NYA
    Fr. Bastian-Wawan, C… on Buku Tamu
    Fr. Bastian-Wawan, C… on SEKSUALITAS MANUSIA: DALAM PER…
  • Blog Stats

    • 49,551 hits
  • RSS Berita Kompas

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

[RENUNGAN] Kamis,14 Agustus 2008

Bacaan: Mat 18:21-19:1

Bicara mengampuni tampaknya menjadi sesuatu yang asing bagi kita karena kita lebih banyak menyaksikan aneka peperangan, pembunuhan, penculikan, dan aneka budaya balas dendam lainnya. Biasanya kita memberi waktu kepada orang lain untuk memperbaiki diri sampai tiga kali. lebih dari itu, jika mereka mengulangi perbuatannya kita menutup pintu maaf bagi mereka. Apa yang dikatakan Yesus mengenai pengampunan?

Dalam suatu kesempatan, Petrus bertanya kepada Yesus: “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika, ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali? kalau kebanyakan orang mengampuni sampai tiga kali, Petrus malah mengampuni sampai tujuh kali. Tetapi bagi Yesus, itu tidak cukup. Pengampunan tidak hanya sampai tujuh kali, tetapi sampai tujuh puluh kali tujuh. Artinya pengampunan yang kita berikan tidak mengenal batas. Yesus sendiri memberi contoh nyata mengenai pengampunan. Di atas salib, Dia memaafkan mereka yang menganiaya Dia.

Bagaimanakah sikapku terhadap sesamaku, entah keluarga atau pun sahabat, yang menyakiti aku? Apakah aku tidak bisa mengampuni mereka? Bahkan, apakah aku menghapus mereka dalam hidupku? Belajarlah bagaimana Yesus mengampuni orang berdosa. (fr. bastian-wawan, cm)

4 Responses

  1. Nice renungan frater
    koq ya pas ama header ym aku hari ini :)

    susah sich ngelakuin seperti renungan tapi kalau berhasil
    wow kenikmatan yang gak ada bandingannya
    semua beban berat di hati langsung hilang dan lega banget :)

    lagi berusaha neh, semoga bisa seperti apa yang diajarkan oleh Yesus

    GBU

  2. trims ya irene,
    aq dah baca header ym-nya, emang balas dendam akar segala dosa…. semoga kita belajar mengampuni seperti Yesus…

    gbu

  3. Kalo memaafkan tapi memilih tidak berhubungan lagi dengan orang yang bersangkutan tu… mengampuni tidak ya?

  4. Memaafkan tapi memilih tidak berhubungan dengan orang yang bersangkutan, menurut saya, belum sepenuhnya memaafkan….

    Memaafkan berarti menerima orang lain dengan segala kelemahannya. Menerima mau mengatakan adanya kesediaan memuliahkan kembali relasi yang sudah terlukai…artinya siap bertemu kembali dengan orang yang bersangkutan dan bukan menghindarinya…..

    gbu :)

Leave a Reply