*”Menjadi manusia baru yang terlahir dalam Kristus”
Yes 49:1-6
Luk 1:57-66.80*
Kelahiran seorang bayi di dunia ini bukanlah sebuah peristiwa yang biasa. Tetapi terkandung sekian banyak makna di dalam bayi itu meski sekarang ini belum nampak wujudnya. Setiap peristiwa kelahiran anggota baru dalam sebuah keluarga tentu akan disambut dengan kebahagiaan, keceriaan bahkan dengan tangisan haru. Untuk mau mengatakan bahwa kelahiran anggota baru dalam keluarga itu sungguh-sungguh dipersiapkan dengan baik. Ironisnya di sisi yang lain, ada banyak sekali usaha-usaha pembunuhan terhadap bayi-bayi yang baru saja lahir atau praktek-praktek aborsi yang membunuh bakal bayi itu.
Hari ini Gereja memperingati Hari Raya Kelahiran St. Yohanes Pembaptis, seorang nabi yang dilahirkan untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan Yesus. Peristiwa kelahiran Yohanes Pembaptis menampakkan kuasa Allah yang sungguh luar biasa. Melalui kedua orang tuanya, akhirnya nama Yohanes diberikan kepadanya yang menjadi suatu lambang bahwa Tangan Tuhan menyertai dia. Pada perjalanan pertumbuhan Yohanes pun ditunjukkan dalam hidupnya yang semakin besar dan kuat rohnya. Kemudian tinggal di padang gurun hingga tiba waktunya untuk menunjukkan kepada semua orang siapakah Anak Domba Allah itu.
Masing-masing pribadi kita, yang terlahir ke dunia ini, tentu bukan tidak ada maksud oleh Tuhan. Sejak kita di kandungan, Tuhan sudah mempunyai rancangan yang indah untuk hidup kita. Seperti yang dialami oleh Yesaya sejak di dalam kandungan hingga dia akan menjadi Nabi besar bagi bangsa Israel. Ini berarti tak ada satupun dari hidup manusia ini yang tidak berarti. Maka dalam setiap pertumbuhan baik pribadi dan rohani kita, diperlukan suatu kerja sama antara kita dengan Tuhan melalui orang-orang yang ikut berperan dalam membentuk kepribadian kita. Sebuah kerja sama yang memungkinkan kita dapat bertumbuh secara baik seperti yang dirancangkan oleh Tuhan.
Maka marilah kita selayaknya bersyukur kepada Tuhan atas peristiwa kelahiran dalam hidup kita masing-masing dan mencoba untuk melihat kembali makna hidup yang telah kita peroleh dari Tuhan ini sehingga kita dapat menjadi bentara yang mewujudkan Kerajaan Allah di dunia ini baik itu di dalam Gereja atau pun dalam masyarakat umum.
*(fr.stef.hadi,cm)*
Filed under: daily bible | Tagged: lahir




