• Categories

  • Foto-foto

    Foto Bersama

    candi

    More Photos
  • Archives

  • Recent Comments

    Fr. Bastian-Wawan, C… on Buku Tamu
    Ignatius on Buku Tamu
    Flo on Buku Tamu
    herlina tanaga on SERAHKAN HIDUPMU PADA-NYA
    Fr. Bastian-Wawan, C… on Buku Tamu
    Fr. Bastian-Wawan, C… on SEKSUALITAS MANUSIA: DALAM PER…
  • Blog Stats

    • 49,551 hits
  • RSS Berita Kompas

    • An error has occurred; the feed is probably down. Try again later.

[RENUNGAN] Selasa 17 Juni 2008

Matius 5:43-48

“Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?”

Hari ini Yesus menegaskan pada kita siapakah “anak-anak Bapa yang di sorga.” Anak-anak Bapa di sorga adalah orang-orang yang dapat mengasihi musuh dan berdoa bagi mereka. Sulit … sulit … sulit … itulah yang bisa kita ungkapkan mendengar penegasan Yesus itu. Bagaimana mungkin mengasihi musuh, sedangkan bertemu mereka saja sudah muak dan benci.

Lebih mudah mengasihi orang yang mengasihi kita dari pada mengasihi musuh. Saat memperhatikan orang yang mengasihi kita, mereka membalas dan mengapresiasi kita. Namun Yesus menegaskan: “Apabila kamu mengasihi orang yang mengasihi kamu apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian? … Bukankah orang-orang yang tidak mengenal Allahpun berbuat demikian?”

Menjadi anak-anak Allah yang sejati memang sangat berat. Itulah perjuangan kita sepanjang hidup. Mengasihi sesama tanpa pandang bulu. Baru dalam penghayatan kasih yang seperti matahari yang bersinar bagi semua orang itu, maka kita mencapai kesempurnaan sebagai anak-anak Bapa di sorga. Karena “haruslah kamu sempurna sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” (gun)

Leave a Reply