Bacaan Pertam : Roma 28:16-20.30-31
Hari ini adalah hari terakhir sebelum kita merayakan Hari Raya Pentakosta. Bacaan pertama dalam perayaan ekaristi mengajak kita untuk melihat bagian akhir dari Kisah Para Rasul, yaitu kisah Rasul Paulus yang ditangkap dan dibawa ke Roma. Mari kita melihat bacaan ini sebagai persiapan terakhir kita untuk merayakan Pentakosta.
Dalam Kisah ini kita dapat melihat bagaimana Paulus setia untuk mewartakan Injil, bahkan sampai akhir hidupnya. Situasi penjara, pengadilan di Roma, tidak membuat Paulus berhenti mewartakan Kerajaan Allah dan tentang Tuhan Yesus Kristus. Paulus tetap setia pada panggilan dan perutusannya sebagai seorang Rasul. Tindakan ini adalah bukti nyata kehadiran Roh Kudus dalam hidup Paulus. Tanpa dorongan dan bimbingan Roh, siapakah yang mampu menghadapi aneka tantangan dan hambatan seperti yang dialami oleh Paulus?
Roh itu juga senantiasa hidup, bergerak, dan bekerja dalam diri kita. Roh yang memanggil kita supaya ingat akan panggilan kita dan supaya setia dalam melaksanakan panggilan dan perutusan itu. Marilah kita lebih terbuka pada bimbingan Roh Kudus dan membiarkan diri kita digunakan menjadi alat-Nya. Rasul Paulus telah memberikan teladan yang sungguh indah bagi kita semua. Semoga semangat dan kesetiannya menjadi teladan bagi kita dalam merayakan Pentakosta. (fr. kurniawan, cm)
Filed under: daily bible | Tagged: Panggilan, Paulus, Roh Kudus, Roma, Tuhan, utus, Warta, Yesus, Yesus Kristus




