Mrk 16:15-20
“Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk.”
Lima hari yang lalu, sekelompok mahasiswa katolik dikejutkan oleh berita kehilangan dari salah satu teman mereka. Mereka sangat sedih dan bingung. Mereka berharapkan akan segera mendapatkan berita baik yakni teman mereka segera pulang dengan selamat. Puji Tuhan, kemarin sore teman mereka pulang dengan selamat. Betapa mereka sangat bergembira menyambut dia yang pulang dengan sehat.
Pengalaman para mahasiswa yang merindukan berita baik tentang tentang teman mereka yang sekian hari menghilang adalah juga pengalaman hidup kita sehari-hari walaupun dalam bentuk yang berbeda. Kita mengharapkan orang tua kita segera pulang, orang yang kita cintai segera sembuh atau memberi kabar, dan aneka kerinduan lain.
Kerinduan kita yang paling terdalam adalah kerinduan akan kabar baik tentang Allah yang mengasihi dan menyelamatkan. Kerinduan ini rupanya sungguh dimengerti oleh Yesus Kristus sendiri. Lantas, Dia mengutus para murid untuk mewartakan kabar gembira kepada segala makhluk. Kabar gembira tentang apa? Kabar gembira tentang Allah yang menyelamatkan; Allah yang mengampuni, Allah yang menyembuhkan, Allah yang memberi kedamaian; dan kerahiman Allah di dalam diri Yesus Kristus.
Hari ini pun Yesus mengutuskan kita untuk mewartakan kabar gembira. Kegembiraan itu hanya mungkin menjadi kenyataan ketika kita mewujudkan kerahiman Allah lewat kepedulian kita terhadap sesama yang kesepian, sendirian, dan kehilangan harapan hidup. Kegembiaraan itu hanya mungkin juga dialami ketika kita menampilkan gaya hidup yang sederhana, tidak bertindak tidak adil, dan berusaha membiarkan orang lain bertumbuh dalam kasih…
Sebagai orang Kristiani, apakah aku sudah menjadi pembawa kegembiraan dan kerahiman Allah ataukah hanya menjadi pembawa kegelisahan, ketakutan, kebencian, dan bahkan malapetaka bagi hidup orang lain dan alam semesta ini? (fr. bastian-wawan, cm)
Filed under: daily bible | Tagged: damai, rindu, selamat, sembuh




